13/08/2026
Sering kali kita tergiur memilih material lantai hanya berdasarkan tampilan awal saat dipamerkan di showroom. Namun setelah diaplikasikan, timbul komedi situasi yang melelahkan dalam operasional rumah tangga harian:
• Lantai berbahan pori-pori tinggi (unpolished/porous) yang sangat mudah menyerap debu mikro dan noda minyak, membuat Asisten Rumah Tangga harus bekerja ekstra memolesnya setiap hari.
• Sambungan semen nat lantai (grout line) yang terlalu lebar dan berwarna terang, berujung pada tumpukan kotoran yang menghitam dalam hitungan bulan.
• Niat hati menikmati kenyamanan barefoot (tanpa alas kaki) di rumah, namun telapak kaki terus merasakan tekstur berpasir yang mengganggu.
💡 Fakta Unik Arsitektur:
Tahukah Anda? Material dengan porositas rendah (low porosity) seperti Sintered Stone atau Glazed Porcelain Slab ukuran ekstra besar (large format) sebenarnya dikembangkan dari teknologi material bertekanan tinggi di atas 15.000 ton. Teknologi ini membuat material memiliki water absorption rate di bawah 0,05%—sehingga cairan, debu, maupun kotoran tidak memiliki celah fisik untuk masuk atau menempel pada permukaan.
Untuk mewujudkan kenyamanan hunian berkelas yang efisien dan praktis, DR.HOUSE.ID selalu memprioritaskan pemilihan spesifikasi material secara cermat:
Large Format Slabs & Minimal Grout: Penggunaan slab berukuran besar meminimalisir garis nat, menciptakan tampilan visual yang menyatu (seamless) sekaligus menghilangkan celah perangkap debu.
Finishing Matt Satin / Soft Polish: Memberikan sentuhan kemewahan yang tidak licin, bebas jejak telapak kaki (anti-fingerprint), dan mudah dibersihkan hanya dengan sekali usap.
Ketahanan Kimia & Porositas Rendah: Memastikan permukaan material kebal terhadap noda cairan kopi, teh, maupun pembersih lantai tanpa mengikis estetika aslinya.
Hasilnya? Hunian yang selalu tampak flawless, bersih, dan memberi Anda lebih banyak waktu luang untuk menikmati hidup bersama keluarga.