Grup Ronda Mahayana

Grup Ronda Mahayana Rondaku tak seindah rondamu, karena kita nge-ronda bukan nge-rondo (cari janda)

09/08/2026

Senior senior Grup Ronda Mahayana siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang ada, termasuk mengamankan Rondo yang pulang dini hari agar selamat sampai kediamannya.

05/07/2026

Padahal waktu sudah berlalu berpuluh-puluh tahun. Namun, kenangan tentangmu tetap setia menghantui setiap malam rondaku.
Malam terus berganti. Rambut perlahan memutih. Jalan yang dulu kita lewati kini tak lagi sama. Banyak hal telah berubah, tetapi ada satu yang seolah enggan meninggalkan ingatan: dirimu.
Di sela kepulan asap rokok, hangatnya kopi, dan obrolan yang sesekali memecah sunyi, selalu ada ruang kosong yang diam-diam mengingatkan bahwa pernah ada seseorang yang begitu berarti.
Aku tidak lagi mencarimu. Tidak lagi berharap kita dipertemukan. Hanya saja, kenangan memiliki caranya sendiri untuk datang tanpa permisi. Ia hadir bersama angin malam, bersama suara jangkrik, dan bersama sepinya pos ronda.
Mungkin benar, waktu mampu mengajarkan kita untuk menerima. Namun, tidak selalu mampu membuat kita lupa.
Karena ada orang yang telah lama pergi, tetapi namanya tetap tinggal di dalam hati, menemani setiap malam yang sunyi.

04/07/2026

"Di pos ronda, rokok dibakar untuk melegakan dada. Tapi entah kenapa, setiap mengingatmu justru dadaku semakin sesak."

Lucu memang. Asap rokok perlahan hilang diterpa angin malam. Secangkir kopi akhirnya tandas. Obrolan teman-teman ronda berganti tawa. Semua terasa ringan.

Hanya satu yang tak kunjung reda: kenangan tentangmu.

Katanya waktu bisa menyembuhkan. Nyatanya, ada nama yang tetap tinggal meski malam telah berganti berkali-kali. Ada rindu yang tak pernah benar-benar padam, meski sudah berkali-kali berusaha dilupakan.

Mungkin benar, yang membuat dada sesak bukan asap rokok, melainkan harapan yang pernah dititipkan pada orang yang akhirnya memilih pergi.

Rokok hanya menghabiskan sebatang. Tapi mengenangmu, menghabiskan separuh hati.

03/07/2026

"Menjadi tua itu pasti. Namun, menikmati masa tua dengan raga yang sehat dan jiwa yang tetap muda, itu adalah pilihan."
Usia akan terus bertambah. Rambut perlahan memutih, tenaga tak lagi sekuat dulu, dan waktu terus berjalan tanpa bisa dihentikan. Menjadi tua adalah hukum alam yang tidak dapat dihindari.
Namun, menjadi tua bukan berarti berhenti bergerak, berhenti belajar, atau berhenti menikmati hidup.
Masa tua yang berkualitas dibangun sejak hari ini. Dengan menjaga kesehatan, rutin berolahraga, mengatur pola makan, mempererat silaturahmi, serta menjaga pikiran tetap positif. Sebab tubuh yang sehat adalah nikmat, dan jiwa yang muda adalah cara kita memandang kehidupan.
Orang boleh bertambah usia, tetapi semangat tidak harus ikut menua. Tetap tertawa bersama teman, saling menyapa, saling menjaga, dan terus bermanfaat bagi lingkungan adalah tanda bahwa hati masih hidup.
Grup Ronda Mahayana bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi juga pengingat bahwa kebersamaan, kesehatan, dan persaudaraan adalah investasi terbaik untuk menikmati hari tua.
Mari rawat tubuh sebelum sakit mengingatkan. Jaga persaudaraan sebelum waktu memisahkan. Dan syukuri setiap hari yang masih Allah berikan.
Karena usia hanyalah angka. Yang membuat seseorang tetap muda adalah semangatnya, kesehatannya, dan rasa syukurnya kepada Sang Pencipta.

04/06/2026

Grup Ronda Mahayana

28/05/2026

“Hidup tak selalu tentang berlari. Sesekali kamu butuh menepi dan bersyukur atas apa yang sudah kamu lewati.”
Tidak apa-apa jika langkahmu hari ini terasa lambat. Tidak semua perjalanan harus dipacu dengan tergesa-gesa. Kadang kita terlalu sibuk mengejar sesuatu sampai lupa bahwa diri ini sudah berhasil melewati begitu banyak hal yang dulu pernah terasa mustahil.
Menepi bukan berarti menyerah. Berhenti sejenak bukan berarti kalah. Itu hanya cara hati memberi ruang untuk bernapas, menenangkan pikiran, dan menghargai perjuangan diri sendiri yang selama ini tetap bertahan meski sering lelah diam-diam.
Coba lihat ke belakang. Ada banyak luka yang berhasil kamu sembuhkan, banyak badai yang berhasil kamu lewati, dan banyak air mata yang akhirnya berubah menjadi pelajaran hidup. Tidak semua orang mampu sampai di titikmu hari ini.
Maka sebelum kembali melangkah jauh, sempatkan bersyukur. Karena kadang kebahagiaan bukan tentang seberapa cepat kita sampai, melainkan seberapa mampu kita menikmati perjalanan hidup yang sedang dijalani.

27/05/2026

“Beda masa, beda cerita. Grup Ronda Mahayana bukan cuma anak muda, aki-aki juga ada.”
Di pos ronda, umur bukan pembatas untuk tetap berkumpul dan tertawa bersama. Ada yang masih kuat keliling malam sambil ngopi, ada juga yang jalannya sudah pelan tapi semangatnya masih paling depan. Dari yang rambutnya masih hitam sampai yang sudah dipenuhi uban, semuanya duduk dalam satu cerita yang sama: menjaga kebersamaan dan lingkungan.

Yang muda membawa tenaga dan semangat, yang tua membawa pengalaman dan nasihat kehidupan. Kadang justru obrolan paling sederhana di ronda malam melahirkan pelajaran hidup yang tidak diajarkan di sekolah.

Grup Ronda Mahayana bukan sekadar kumpulan orang begadang. Di sana ada canda, solidaritas, kepedulian, dan rasa saudara yang tumbuh tanpa dibuat-buat. Karena pada akhirnya, ronda bukan hanya soal menjaga kampung tetap aman, tapi juga menjaga agar hubungan antarwarga tetap hangat.

Beda generasi boleh, beda umur juga biasa. Tapi kalau sudah duduk di pos ronda, semuanya tetap keluarga.

25/05/2026

“Yang dibutuhkan saat ini cuma badan sehat, mental kuat, hati sabar, dan rezeki lancar.”
Untuk keluarga besar Grup Ronda Mahayana, semoga setiap langkah malam yang dijaga menjadi ladang kebersamaan, kekuatan, dan keberkahan. Tidak harus hidup mewah untuk merasa cukup. Kadang yang paling mahal justru kesehatan yang terjaga, hati yang tetap tenang, serta teman seperjuangan yang selalu ada saat susah maupun senang.
Di tengah kerasnya kehidupan, kita hanya perlu tetap kuat menghadapi keadaan, sabar menjalani ujian, dan terus percaya bahwa rezeki tidak akan tertukar. Karena lelaki-lelaki yang rela begadang menjaga lingkungan bukan hanya sedang ronda, tapi juga sedang menjaga rasa peduli dan persaudaraan.
Semoga selalu diberi tubuh yang sehat untuk bekerja, mental yang kuat untuk menghadapi masalah, hati yang lapang dalam menerima keadaan, dan rezeki yang halal serta berkah untuk keluarga di rumah. Tetap solid, tetap sederhana, dan tetap saling menjaga. Salam hangat untuk seluruh anggota Grup Ronda Mahayana.

20/05/2026

Walau ronda bareng aki-aki,
tapi semangat tetap tinggi 😄
Walau gigi tinggal dua,
tapi energi masih kayak mau ronda satu kecamatan 🤣
Yang muda kadang masih mikir ikut apa nggak,
yang sepuh malah udah standby duluan di pos ronda sambil ngopi.
Langkah boleh pelan,
lutut boleh bunyi tiap berdiri…
tapi urusan menjaga kampung dan ngerumpi tengah malam,
mereka tetap paling depan 😄
Karena bagi pasukan senior Grup Ronda Mahayana,
umur itu cuma angka…
yang penting kopi aman,
teman lengkap,
dan kentongan masih bisa dibunyikan 🤣

09/05/2026

Lagi serius bahas besi p**a 1 1/5 inch di pos ronda.
Awalnya semua normal… ngobrol soal proyek, sambungan p**a, sama ukuran drat.
Tapi namanya juga bapak-bapak habis nguli seharian, obrolan pasti belok ke mana-mana 😄
“Kalau masang p**a itu harus fokus…”
“Iya lah, salah ukuran bisa repot.”
Lalu tiba-tiba satu orang nyeletuk:
“Kalau sampe nafsu ngelihat lobangnya… wah kacau sih itu hehehehe 🤣”
Pos ronda langsung pecah ketawa.
“Astagfirullah… itu p**a, bukan godaan dunia!”
“Makanya jangan terlalu dihayati ngelihat lobang p**a 😭”
Begitulah ronda malam versi bapak-bapak.
Awalnya serius bahas bangunan,
ujung-ujungnya malah jadi stand up comedy dadakan 😄

Address

Depok
164XX, 165XX

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Grup Ronda Mahayana posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share