12/07/2026
LAPORAN PERKEMBANGAN PENANGANAN P**A BOR
Sumur Bor Tahfizh Putri Irhamna
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kepada seluruh keluarga besar dan para donatur Tahfizh Putri Irhamna yang kami hormati.
Dengan segala kerendahan hati, kami ingin menyampaikan perkembangan terbaru mengenai proses penanganan p**a bor yang tertinggal di dalam lubang pengeboran.
Pada proses pengeboran pertama, pekerjaan telah mencapai kedalaman sekitar 90 meter. Namun ketika rangkaian p**a akan diangkat, terjadi kendala di lapangan yang menyebabkan sekitar 65 batang p**a bor jatuh dan tertinggal di dalam lubang.
Sebagai ikhtiar untuk mengambil kembali p**a tersebut, kami kemudian melakukan pengeboran dari sisi samping. Tujuannya adalah melonggarkan endapan material tanah yang telah menjepit rangkaian p**a pertama.
Secara sederhana, pada kedalaman tertentu material seperti pasir halus, lanau, lempung, maupun sisa hasil pengeboran dapat kembali turun dan mengendap di sekitar rangkaian p**a. Apabila lubang belum stabil, material tersebut dapat memberikan tekanan yang semakin kuat sehingga p**a menjadi sulit untuk diangkat.
Namun dalam proses pengeboran samping tersebut, kami kembali menghadapi ujian. Pada kedalaman sekitar 70 meter, sekitar 44 batang p**a yang digunakan untuk proses penjemputan juga ikut jatuh ke dalam lubang.
Dengan demikian, terdapat dua rangkaian p**a yang harus ditangani, yaitu:
• P**a pertama, sekitar 65 batang, tertinggal dari pengeboran awal hingga kedalaman kurang lebih 90 meter.
• P**a kedua, sekitar 44 batang, merupakan rangkaian p**a yang digunakan untuk menjemput p**a pertama dan jatuh pada kedalaman kurang lebih 70 meter.
Alhamdulillah, atas izin Allah, rangkaian p**a kedua yang digunakan untuk proses penjemputan kini telah berhasil diangkat kembali secara bertahap.
Bagi kami, ini merupakan kabar yang cukup melegakan setelah melalui proses yang panjang, penuh kehati-hatian, dan cukup menguras tenaga. Semoga dengan izin Allah, proses penanganan rangkaian p**a berikutnya dapat berjalan lebih mudah.
Mengapa akhirnya tidak langsung mengebor ulang di samping titik lama?
Setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan, kami akhirnya memutuskan untuk tidak meneruskan rencana pengeboran ulang tepat di samping titik awal.
Pertimbangannya bukan semata-mata karena masih adanya p**a yang tertinggal, tetapi juga karena kondisi formasi tanah di sekitar titik tersebut diduga telah banyak mengalami gangguan akibat pengeboran berulang, pergerakan p**a, sirkulasi air pemboran, serta runtuhan material dari dinding lubang.
Secara geologi maupun teknis pengeboran, melakukan pengeboran terlalu dekat dengan lubang lama memiliki risiko yang cukup besar karena lubang baru dapat berhubungan dengan rongga atau jalur dari lubang sebelumnya. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya:
* dinding lubang kembali runtuh;
* material tanah masuk ke dalam lubang;
* kehilangan sirkulasi air pemboran;
* lubang baru menyimpang menuju lubang lama; dan
* p**a kembali terjepit atau tertinggal.
Atas pertimbangan tersebut, kami memilih untuk lebih berhati-hati dengan mempertimbangkan titik pengeboran baru yang kondisi formasinya dinilai lebih baik, lebih stabil, dan lebih aman untuk pekerjaan selanjutnya.
Kami memahami bahwa perjalanan ini jauh lebih panjang dan lebih berat dari yang kami perkirakan di awal. Kami juga menyadari bahwa setiap bantuan yang diberikan oleh para donatur merupakan sebuah kepercayaan yang harus kami pertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
Karena itu, apa pun kondisi yang kami hadapi di lapangan, kami berusaha menyampaikannya secara terbuka, termasuk ketika pekerjaan belum berjalan sesuai dengan harapan.
Mohon doa dari seluruh keluarga donatur agar proses penanganan p**a yang masih tertinggal diberikan kemudahan, seluruh pekerja senantiasa mendapatkan keselamatan, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala mengizinkan Tahfizh Putri Irhamna segera memiliki sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh para santriwati untuk wudhu, kebersihan, serta berbagai kegiatan ibadah dan pembelajaran.
Terima kasih karena masih membersamai perjalanan yang penuh ujian ini.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yohal Drilling Foundation
Berusaha amanah dalam pekerjaan.